Jumat, 20 Februari 2026

Tesis, Perjalanan Bulan Kedua

perjalanan tesis
foto :pngtree

 Cerita dua bulan setelah seminar proposal (sempro). rencananya akan ada terus tulisan tentang update perjalanan tesis S2-ku.

Usai sempro, 23 Desember 2025 lalu, ternyata hari-hari bejalan sangat cepat. Hampir tidak terasa lagi ternyata sudah 20-2 atau sudah 2 bulanan usai sempro.

Ternyata begini rasanya berjalan sendiri, tanpa kawan-kawan lagi. Awalnya, dua bulan lalu masih terkoneksi dengan kawan-kawan, karena kami masih semester 3. masih ada ketemu, seminggu minimal 2x buat kuliah. pembicaraan tentang progress sempro saat itu bisa dikoordinasikan. 

Usai sempro, ternyata duania berbeda. masing-masing pulang ke rumah masing-masing dan komunikasi terputus. Grup kelas yang tadinya ramai, mendadak senyap. semua orang harus bergerak masing-masing.

Kami kemudian mendapat dua dosen pembimbing (dospem) untuk membimbing pengerjaan tesis. Dospem aku sendiri 2 orang,professor dari fakultas ekonomi bisnis (febi) uin antasari dan doktor dari fakultas syariah uin antasari. Sebenarnya di surat SK, tanggal 6 januari sudah ada dospemnya namun entah kenapa perjalanan memperoleh SK ini cukup panjang. Baru 19 januari SK benar-benar diterima.

Salah satunya, karena pas SK pertama keluar eh kok tertukar pembimbing dengan teman yang sempro di hari yang sama. ya, akhirnya diajukan ulang. daripada keterusan salahnya dan memulai obrolan awal lagi dengan dosen pembimbing yang tak tahu apa-apa soal penelitian yang akan dilakukan.

Drama kedua buat aku adalah judul tesis yang ternyata salah di SK. waduhh. kurang tau pangkal kesalahannya ada dimana. pokoknya ada kata yang kurang dari judulnya. tapi kemarin saran dari bagian kemahasiswaan (MIKWA), tesisnya jalan terus aja dulu. nanti  ketika di sidang tesis akan diperbaiki kembali. daripada berlarut-larut proses revisi SK. Baiklah.

**

Dua bulan setelah sempro, perjalanan tesisku bisa dikatakan lumayan tertatih. salah satunya karena tak ada support system-nya. Apa iya? iya sih.

Suami yang jauh tentu tak bisa bantu. teman-teman yang jauh dan tidak bisa saling support langsung, juga ternyata cukup berpengaruh. So, aku jalanin sebisanya sih diantara kegalauan kehidupan yang lain hehehe

Sejauh ini sudah 3x melakukan konsul kedua pembimbing dan sudah mewawancai sembilan informasn penelitian. informan ditargetkan 15 orang sih sejauh ini. cuma yang sudah dapat 9 orang.

Ada 2 informan potensial lagi sebenarnya yang bisa dikatakan sudah ready. yang satunya tak membalas WA, dan satunya lagi, sudah janjian tapi terakhir-terakhir tak ada kabar berita lagi. ya sudahlah. 

Konsul terakhir, jumat seminggu yang lalu. Ada perbaikan lagi di bab 1, perbaikan tekhnis. lanjut ke bab 2, cuma yang membingungkan masih soal teori apa yang akan digunakan. kata dospem belum pas dan masih dicari yang pas itu seperti apa hehehe.

Baiklah. perjalanan ini harus tetap dilanjutkan. Otw bab 2, bismillah...



#updateperjalanantesis 

 

  


Senin, 19 Januari 2026

Nilai Kuliah, IPK dan Menjaga Konsistensi

 

nilai kuliah
foto : universitas nusa mandiri

Hari-hari ini, adalah hari-hari dimana nilai kuliah sudah keluar di siakad. Hasilnya nanti terakumulasi menjadi IPK.

Tapi, kalau ada yang bertanya, dapat nilai berapa? A atau A plus atau malah kurang, kok rasa-rasanya malas banget ya buat menjawabnya.itu sama juga kayak aku yang juga nakas sekali menanyakan berapa nilai orang lain. Alhamdulillah tidak se kepo itu sama nilai orang lain.

Jujur dari dulu mengganggap nilai berapa pun biasa aja.Alhamdulillah saja.Kalaupun bagus, ehhmm, sudah diprediksi. semua sesuai effort nya si.Kalau pun nilai jelak pada satu atau dua mata kuliah, ya memang kurang menguasai.Misalnya matkul yang banyakan bahasa Arab nya hahaha.atau mata kuliah yang jauh banget dari bidang  keilmuan yang selama ini dikuasai :)

Intinya maklum lah kalau matkul-matkul macam itu kalau nilai pas-pas an saja..

Cuma, kalaupun 2x sampai menjapri dosen dan protes soal nilai, itu semata-mata karena heran haha.Yang pertama, dapat B plus.Ok , kayaknya memang pantas.cuma heran aja, kok teman yang jarang banget masuk kuliah plus nggak ngumpul tugas kok nilainya SAMA juga hahaha. dan teman yang kayaknya biasa banget skill nya di pelajaran tersebut kok bisa tiba-tiba dapat A. ah, nggak masuk akal rasa-rasanya.

Protes nilai yang kedua yang aku lakukan lebih gong lagi. Saat itu UTS. dosennya berkomitmen buat memberikan komentar kepada semua tugas UTS mahasiswa. Oh iya, dosen ini tidak membolehkan mahasiswa menggunakan AI dalam menjawab soal UTS take home.

Dan apa, ketika komentarnya datang ke aku betapa terkejutnya ketika dosen menyebutkan esaiku terindikasi memakai AI. Beberapa logika dalam esai juga beliau patahkan, termasuk sistematika yang menurut beliau kurang tepat. Oke bisa diterima buat sistematika. cuma buat dituduh pakai AI, sunggu nggak terima.

Dan yang lebih menyedihkan lagi, diakhir kalimat ada penilaian 70/100. Bukan hanya nilainya, tapi ada komentar tanda kurung : sudah termasuk syafaat..Artinya apa? penilaian aslinya dianggap kurang dari itu. Dapat nilai 70 karena belas kasihan belaka :)

Untuk matkul ini, terpaksa mengajukan sanggahan tertulis. Dan tahukah apa komentar dosennya? dosennya marah hehehe...untungnya marah via WA saja yak. Mahasiswa yang ini dianggap defensif dan tidak mampu menerima kritik. Oh ya? hahaha. Jawaban via WA yang super panjang sudah menjadi tanda seperti apa watak dosen ini. Tidak sama seperti yang dia citrakan selama ini sebagai orang yang open mind dan bisa berdiskusi soal apa saja. citra sebagai lulusan S2 dan S3  luar negeri di negara yang menjunjung tinggi diskusi akademik, tiba-tiba juga ikutan buyar

Ah ternyata tetap pasal 1 : dosen selalu benar/ Kalau salah, ya balik lagi ke pasal 1 : dosen selalu benar 

Hahahaha...

***

Drama perkuliahan memang unik-unik. terlepas dari semua hal, merasa belajar ilmu kehidupan sangat banyak selama kuliah. Bukan hanya ilmu yang ada dalam kurikulum tapi yang lebih penting ilmu kehidupan lainnya.

Baiklah, tetap sediakan gelas kosong, kamu bukan siapa-siapa, kamu bukan apa-apa. terus semangat belajar dan berkarya sampai kelak tahu, memang ilmu kita sampai kapanpun masih sedikit. Jangan ragu buat berproses.

Bismillah...



Kamis, 08 Januari 2026

Selesai Semester 3

 

akhir semester 3
foto : PEMA FKM USU


Mengapa semester 3 terasa begitu cepat? Padahal sebenarnya ada 16x pertemuan. Tapi ya beberapa dosen memang ada yang beberapa kali menyelenggarakan kelas online saja. tahu sendiri kan, kalau kelas online, hanya sedikit yang serius, sisanya entahlah hehe.

Yang jelas semester terakhir dimana masih tatap muka dan bertemu teman-teman, banyak sekali ternyata yang sudah dilakukan di semester 3 ini.

Selain tugas-tugas yang banyak, jalan-jalannya juga banyak ternyata :) mulai pantai, kecamatan yang jauh sampai rumah teman lahiran hhehe, alhamdulillah. Semoga kelak jadi kenangan buat kita semua ya guys :)

Semester 3 yang penuh warna. akhirnya juga menyelesaikan sempro di 23 Desember 2025 lalu. Otw semester 4 tentunya dengan berbagai penelitian yang sudah dipilih. Kemudian dituliskan, semoga dilancarkan saja.

**

Tantangan hidup memang tak pernah selesai. Kerjakan saja apa yang bisa dikerjakan. Bila memang memungkinkan menjalani yang harus dijalani, ya tetap diteruskan. Bila tak memungkinkan dan berat, mungkin apapun itu perlu dipikirkan lagi.

Welcome to the real world. hari dimana, rasa syukur harus dipertebal :) bismillah ya untuk setiap langkah panjang :)


 

Tesis, Perjalanan Bulan Kedua

foto :pngtree  Cerita dua bulan setelah seminar proposal (sempro). rencananya akan ada terus tulisan tentang update perjalanan tesis S2-ku. ...